silahkan bergabung dan dapatkan artikel-artikel resep-jitu gratis via e-mail!

EnglishFrenchGermanSpainItalianDutchRussianPortugueseJapaneseKoreanArabicChinese Simplified

3.14.2013

Media Transmisi Guided UTP dan Kategorinya


Ada beberapa jenis kabel yang dapat kita gunakan untuk media transmisi dalam membangun sebuah sistem jaringan komputer. beberapa di antara media transmisi kabel (Guided) yang sering digunakan adalah kabel UTP, STP, Fiber Optik, dan lainnya. bahkan sekarang, koneksi jaringan komputer juga dapat kita kembangkan dengan memanfaatkan arus listrik menggunakan PLC (Power Line Communications). Tapi pada postingan kali ini kita akan lebih membahas teknologi pengkabelan UTP. selain karna jenis teknologi ini yang paling sering digunakan untuk merancang sebuah jaringan komputer, teknologi UTP juga akan lebih di bahas karna perkembangannya yang relatif pesat.

UTP, merupakan singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”, berarti kabel pasangan berpilin/terbelit (twisted pair) tanpa pelindung (unshielded). Fungsi lilitan ini adalah sebagai eleminasi terhadap induksi dan kebocoran.Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi data, Kabel UTP juga telah mengalami beberapa revolusi teknologi yang menyebabkan utp memiliki beberapa jenis kabel atau tipe kabel utp dengan kecepatan transfer data yang semakin lama semakin meingkat berikut adalah beberapa tipe utp sesuai dengan perkembangan kemampuan transfer dan komunikasi datanya :


  1. Kategori 1 (Cat 1)  : Sebelumnya dipakai untuk POST (Plain Old Telephone     Server) telephone dan ISDN. Umumnya menggunakan konduktor padat standar AWG sebanyak 22 atau 24 pin dengan range impedansi yang lebar.
  2. Kategori 2 (Cat 2) : Range impedensi yang lebar sering digunakan pada sistem PBX dan sistem Alarm Transmisi data ISDN, dengan bandwith 1 Mbps. Dipakai untuk token ring network.
  3. Kategori 3 (Cat 3) : Sering disebut kabel voice grade menggunakan konduktor padat sebanyak 22/24 pin dengan impedensi 100Ω dan berfungsi hingga 16 Mbps. Dapat digunakan untuk 10Base T dan token ring dengan bandwith 4 Mbps.
  4. Kategori 4 (Cat 4) : Frequensi up to 20 Mhz dan sering dipakai untuk 16 Mbps token ring network.
  5. Kategori 5 (Cat 5) : Frequensi up to 100 Mhz dan biasa dipakai untuk network dengan kecepatan 100 Mbps tetapi kemungkinan tidak cocok untuk gigabyte ethernet network.
  6. Kategori 5e (Cat 5e) : Frequensi dan kecepatan sama dengan Cat 5, tetapi lebih support gigabyte ethernet network.
  7. Kategori 6 (Cat 6)  : Memiliki kecepatan up to 250 Mbps atau lebih dari dua kali Cat 5 dan Cat 5e.
  8. Kategori 6a (Cat 6a) : Kabel masa depan untuk kecepatan up to 10 Gbps.
  9. Kategori 7 (Cat 7) : Di design untuk bekerja pada frequensi up to 600 Mhz.

Keterangan : Kabel kategori 5e disebut juga Entanced Category 5, karena kabel ini merupakan versi perbaikan dari kabel UTP Cat 5 yang menawarkan kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan Cat 5 biasa.


untuk dapat menggunakan kabel UTP sebagai media transmisi pada jaringan, maka kita membutuhkan RJ45 sebagai media yang akan menjadi konektor kabel ke NIC (Network Interface Card). Sementara untuk pemasangan kabel UTP itu sendiri, terdapat dua macam cara pemasangan kabel UTP yang umum digunakan, terutama LAN, yaitu Straight Through Cable dan Cross Over Cable

Kabel straight
Kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu  dengan ujung yang lainnya (Standart T568B). Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda.



Urutan standar kabel straight adalah seperti dibawah ini yaitu sesuai dengan standar TIA/EIA 368B (yang paling banyak dipakai) atau kadang-kadang juga dipakai  sesuai  standar TIA/EIA 368A sebagai berikut:


Untuk Kabel dengan standard T568B memiliki susunan warna sebagai berikut:
1. Putih Oren

2. Oren
3. Putih Green
4. Biru
5. Putih Biru 
6. Green
7. Putih Coklat
8. Coklat




Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut :

  • Menghubungkan antara computer dengan switch
  • Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Menghubungkan switch ke router
  • Menghubungkan hub ke router 

Kabel cross over
Kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan
ujung dua (ujung 1 Standart T568A ujung 2 Standart T568B). Kabel cross over  digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama. Gambar dibawah adalah susunan standar kabel cross over


Untuk Kabel dengan standard T568A memiliki susunan warna sebagai berikut:
1. Putih Hijau

2. Hijau
3. Putih Oren
4. Biru
5. Putih Biru 
6. Oren
7. Putih Coklat
8. Coklat

Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut :

  • Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
  • Menghubungkan 2 buah switch
  • Menghubungkan 2 buah hub
  • Menghubungkan switch dengan hub
  • Menghubungkan komputer dengan router 

Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel UTP ini (baik pada kabel straight maupun cross over) hanya 4 buah saja yang digunakan untuk mengirim dan menerima data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6, Sementara Pin lainnya yaitu pin 4,5,7 dan 8 digunakan sebagai power listrik (POE)



Ingin mendapat artikel seperti ini langsung ke Email anda? Silahkan masukan alamat email anda untuk berlangganan Disini:

Komentar :

ada 1
sherlina halim mengatakan...
pada hari 

Pengen yang lebih seru ...
Ayo kunjungi www.asianbet77.com
Buktikan sendiri ..

Real Play = Real Money

- Bonus Promo Red Card pertandingan manapun .
- Bonus Mixparlay .
- Bonus Tangkasnet setiap hari .
- New Produk Sabung Ayam ( minimal bet sangat ringan ) .
- Referal 5 + 1 % ( seumur hidup ) .
- Cash Back up to 10 % .
- Bonus Royalty Rewards setiap bulan .

Untuk Informasi lebih jelasnya silahkan hubungi CS kami :
- YM : op1_asianbet77@yahoo.com
- EMAIL : melasian77cs@gmail.com
- WHATSAPP : +63 905 213 7234
- WECHAT : asianbet_77
- SMS CENTER : +63 905 209 8162
- PIN BB : 2B4BB06A / 28339A41

Salam Admin ,
asianbet77.com

Download Disini

Poskan Komentar

Komentar Anda Adalah Semangat Untuk Kemajuan Saya

 

Editting By candra Since february 2009 | On My Blog | Template by techknowl | Original Wordpress theme byBrian Gardner